Awal kebangkitan”Srikandi” Indonesia

INDONESIA.jpg

Dreamflann || Berita Olahraga – Satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di babak perempat final German Open 2016 kemarin, (4/3) yakni pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari belum terkalahkan oleh lawannya, dan terus melaju ke semifinal, yang akan berlangsung hari ini, (5/3) disinilah nampaknya awal kebangkitan “srikandi” Indonesia untuk kembali membuat harapan besar bagi Indonesia.

Dengan tersisanya ganda putri ini membuat kans mendapatkan gelar sedikit terbuka, pasalnya ini adalah sebuah kemajuan bagi ganda putri yang sempat tenggelam beberapa tahun belakangan ini, apabila akhirnya Grey/Nitya bias memenangkan pertandingan ini akan membuat nafas atlet bulu tangkis putri Indonesia karena akan menjadi awal dari kesuksesan selanjutnya.

Keduanya memastikan tiket semifinal setelah berhasil mengalahkan Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, Bulgaria, dengan menang 21-17 dan 21-10 dalam waktu 38 menit.

Kami belum tau permainan mereka sebelumnya, karena belum pernah bertemu. Kami hanya lihat di video tapi belum merasakan gimana ketemu mereka di lapangan. Memang tipikal orang Eropa kan cukup kuat dan solid. Makanya dari awal kami menekan mereka terus dan tidak membiarkan mereka berkembang,” kata Greysia usai bertanding.

Langkah Greysia/Nitya menuju puncak turnamen memang semakin dekat. Menjajaki babak semifinal, Greysia/Nitya sudah ditunggu pasangan Thailand, Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai.

Mereka sudah dua kali berhadapan dan selalu memenangkan pertandingan dua game langsung. Di China Open 2014, Greysia/Nitya menang 21-8 dan 21-18. Sementara di BCA Indonesia Open 2015, Greysia/Nitya menang 22-20 dan 21-17.

Meski begitu ganda putri terbaik Indonesia tersebut mengaku tetap waspada dan fokus untuk memenangkan pertandingan.

Besok kami lebih siap lagi aja. Walaupun kami sudah dua kali menang dari mereka, tapi ini kan babak semifinal. Pressure dan gimana kondisi di lapangan juga berpengaruh. Sebelumnya kami lawan mereka kan di babak awal terus. Jadi mereka pun pasti lebih fight dari kemarin-kemarin, doakan kami semoga mendapat maksimal dan bisa membawa gelar untuk negara saya” tambah Nitya.

Greysia/Nitya menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa. Lima wakil lainnya yaitu Tommy Sugiarto dan Adi Pratama dari tunggal putra, Lindaweni Fanetri dan Maria Febe Kusumastuti di tunggal putri, serta Rizko Asuro yang berpasangan dengan Florent Riancho, Perancis, di ganda putra, sudah kalah lebih awal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s