Andrea Dovisiozo Pede Dengan DesmosediciGP16

038104500_1447222097-20151111NH_Rider_italy_dan_Spain_Andrea_Dovizioso_01.jpgAndrea Dovidsiozo saat wawancara setelah Race Qatar.

Dreamflann || MotoGP – Andrea Dovisiozo kian percaya diri dengan kecepatan motonya dalam menhadapi MotoGP 2016. Bahkan dovi merasa motor Desmosedici GP16 lebih baik dari dugaan dia. Kemampuan motor Ducati di balapan perdana MotoGP tahunu ini di sirkuit Losail, Qatar pada minggu (20/3/2016) cukup mengesankan dan selama ujicobapun rekan setim dari Andrea Dovisiozo yaitu Andrea Iannone juga sempat menjadi yang tercepat.

Dalam sesi balapn perdana di GP Qatar, Andrea Dovizioso dan Iannone sempat bersaing di barisan depan sebelum pada akhirnya mereka di salip oleh Lorenzo dan Iannone terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Meski begitu, Dovisiozo mampu finish kedua di belakang Lorenzo dan di depan dari Marquez, pembalap asal italia itu sempat bersitegang balapan dengan cara saling salip-menyalip dengan pembalap Honda Repsol yaitu Marq Maquez.

“Kami bisa memperebutkankemenangan dalam balapan, ekpektasi semua orang kami harus cepat. Kami mengakhiri musim lalu dengan tidak menyenangkan” Ucap Dovi kepada Crash.

“Tahun ini kami melakukan perubahan kecil dalam tim dan bekerja dengan baik. Kami berterimakasih kepada tim Ducati” Dovi menambahkan.

Keunggulan dari motor Ducati Desmosedici16GP adalah top speed ketika berada di trek lurus, tetapi Dovi menilai bukan hanya top speed yang menjadi keunggulan motor Ducati, tapi juga berbagai area, termasuk keseimbangan motor yang sempat terjadi permasalahan pada musim lalu.

“Kami semakin nyaman saat uji coba. Kami melihat hamper semua pembalap memiliki kecepatan baik, kami juga tak mengira mampu kompetitif di balapan pembuka (Losail Qatar). Motor kami bukan seperti musim lalu. Kini lebih seimbang dan kami sudah lebih mengenalnya” Ucap jelas Dovi

Dengan ada progress baik dari kemajuan Ducati mejadi petanda bahwa Ducati sekarang bukan berada di bawah baying-bayang Honda Repsol dan Movistar Yamaha saja tetapi mampu menjadi pesaing terberat kedua pabrikan asal Jepang itu untuk mendapatkan poin kontruksi. Dengan progres yang di lakukan oleh Ducati maka tidak ada satupun pembalap yang nampaknya akan menolak apabila Ducati menginginkannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s