Maverick Vinales Target Utama Yamaha

Screenshot_869.jpg
Maverick Vinales saat istirahat pada Qualifikasi di seri terakhir 2015 di sirkuit Ricardo Tormo. Valencia Spanyol

Dreamflann || MotoGP – Pembalap muda asal tim Suzuki Maverick Vinales menjadi target utama yang di incar Yamaha untuk menggantikan Jorge Lorenzo apabila pindah ke Ducati pada musim depan, Vinales pun tidak membatah akan hal itu. Dengan semakin gencarnya kepindahan Lorenzo ke Ducati bukn tanpa bukti, seperti yang banyak berita berkembang bahwa Yamaha pun sudah menyodorkan kontrak kepada Lorenzo berbarengan dengan Valentino Rossi, adapun Rossi yang pada saat itu langsung menyetujui perpanjangan kontrak di Yamaha beda dengan Lorenzo yang sampai saat ini belum memperpanjang kontraknya dengan Yamaha.

watch-rossi-and-lorenzo-unveil-the-2016-yzr-m1-video-103719_1.jpg

Maverick Vinales menjadi target utama apabila Lorenzo pergi dan menjadi plan B untuk menjadi teman duet Rossi musim depan, mendengar hal tersebut pembalap berusia 21 tahun itu mengaku senang. “Itu selalu bagus ketika punya hal-hal untuk dipikirkan, itu malah membantu saya menemukan potensi terbaik gaya balapan saya dan untuk saya itu sangat membantu” Ucap Vinales kepada Crash.

Vinales sendiri tidak mau ambil pusing soal berita yang beredar justru dia lebih menikmati kontraknya bersama Suzuki unutk saat ini dan Vinales sendiri lebih menukmati isu yang beredar diluar sana yang membuat dia semakin termotivasi dan semakin percaya diri untuk mengeuarkan kemampuan terbaiknya di sisa musim 2016 ini. Meskipun baru beberapa seri di jalani kemampuan Vinales semakin baik dengan gaya balap hamir mirip Casey Stoner muda Yamaha optimis dia bisa berkembang dengan tim asal Jepang itu.

“Untuk tawaran dari Yamaha belum ada. Tapi saya akan selalu bekerja dengan maksimal ketika berada di bawah tekanan sebab saya lebih termotivasi. Bagi saya, sangat baik bisa punya tekanan seperti itu di atas motor saya” Tambahnya kepada Crash.

Vinales pada seri terakhir kemarin di Grand Prix Argentina hamper mendapat podium. Untuk selanjutnya di Grand Prix Austin, Amerika. Target utama tim garputala ini diprediksi akan kembali meropatkan Big Four. Namun untuk evaluasinya Vinales menyoroti kinerja pengereman untuk balapan nanti agar tidak kembali gagal.

“Bagi saya. Grip di awal di tingkatkan, tetapi ketika berada di tikungan maih tidak cukup. Kami akan fokus tuk maslaah itu dan juga membuat pengereman yang lebih baik” Tututpnya ke Crash.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s